Belakangan ini dengan terjadinya proses migrasi siaran televisi analog menjadi siaran televisi digital, istilah “analog” dan “digital” menjadi perbincangan dimana-mana. Selain itu, sesuai materi pembelajaran kita, Arduino memiliki pin-pin yang diberi label “digital” dan “analog”. Apa itu “digital” dan “analog”? Mengapa kita harus mempelajarinya?
Sinyal Analog

Sinyal analog adalah sinyal yang memiliki bentuk gelombang yang kontinu atau berkelanjutan dan tidak terputus untuk membawa informasi. Informasi yang dibawa oleh sinyal analog dapat diterjemahkan berdasarkan perubahan bentuk gelombang terhadap waktu. Sinyal analog ini biasanya direpresentasikan sebagai sinyal yang bersifat natural atau berasal dari alam misalnya gelombang suara, getaran, arus dan tegangan listrik, gelombang radio dan lain-lain. Salah satu kelemahan utama dari sinyal analog adalah sinyal analog sangat mudah terganggu oleh kondisi lingkungan sekitarnya seperti hambatan listrik, elektromagnetik atau gelombang analog lainnya sehingga menyebabkan turunnya kualitas informasi yang diterima. Hal ini bisa kita rasakan ketika kita menonton televisi atau siaran radio yang masih menggunakan teknologi analog sebagai medianya. Dimana kualitas gambar atau suara akan terganggu ketika cuaca mendung atau sedang hujan.

Sinyal Digital

Sinyal digital adalah sinyal yang bersifat diskrit atau terputus-putus yang memiliki bentuk gelombang berbentuk kotak. sinyal digital ini biasanya hanya memiliki 2 nilai saja yaitu 1 atau 0, “on” atau “off”, “high” atau “low” yang akan diterjemahkan oleh komputer sebagai data dan merubahnya menjadi output berupa suara dan gambar berdasarkan instruksi dari program komputer. Sinyal digital merupakan sinyal yang tidak mudah terkena gangguan dari luar sehingga lebih stabil sehingga kualitas informasinya terjaga. Contoh perangkat yang menggunakan sinyal digital antara lain adalah komputer dan mikrokontroler.

Perbedaan Sinyal Analog dan Sinyal Digital
| Sinyal analog | Sinyal Digital |
|---|---|
| Bersifat kontinu atau terus menerus | Bersifat diskrit atau terputus-putus |
| Memiliki nilai yang bervariasi misalnya dari 0 – 1024 | Hanya memiliki 2 nilai yaitu 1 dan 0 |
| Memiliki sinyal berbentuk gelombang sinus | Memiliki bentuk gelombang kotak |
| Suara, gelombang radio, elektromagnetik, suara alat musik, getaran dll | Komputer, perangkat optik (CD, DVD), mikrokontroler, USB |
| Merekam gelombang suara dan membawanya secara langsung | Merubah gelombang suara menjadi data digital |
| Mudah terganggu oleh sinyal lain | Tidak mudah terganggu |
Arduino adalah sebuah papan mikrokontroler yang memiliki kemampuan membaca sinyal analog dan digital dari berbagai macam sensor dan komponen elektronika lainnya. Pin analog pada arduino bisa digunakan untuk membaca sinyal-sinyal analog berupa perubahan tegangan listrik yang berasal dari sensor atau modul elektronik misalnya resistor, LDR dan potensiometer, sedangkan pin digital digunakan untuk membaca sinyal-sinyal digital berupa nilai 1 dan 0 yang berasal dari sensor-sensor yang bersifat digital.
