Sinyal Analog dan Digital

Belakangan ini dengan terjadinya proses migrasi siaran televisi analog menjadi siaran televisi digital, istilah “analog” dan “digital” menjadi perbincangan dimana-mana. Selain itu, sesuai materi pembelajaran kita, Arduino memiliki pin-pin yang diberi label “digital” dan “analog”. Apa itu “digital” dan “analog”? Mengapa kita harus mempelajarinya?

Sinyal Analog

Sinyal analog adalah sinyal yang memiliki bentuk gelombang yang kontinu atau berkelanjutan dan tidak terputus untuk membawa informasi. Informasi yang dibawa oleh sinyal analog dapat diterjemahkan berdasarkan perubahan bentuk gelombang terhadap waktu. Sinyal analog ini biasanya direpresentasikan sebagai sinyal yang bersifat natural atau berasal dari alam misalnya gelombang suara, getaran, arus dan tegangan listrik, gelombang radio dan lain-lain. Salah satu kelemahan utama dari sinyal analog adalah sinyal analog sangat mudah terganggu oleh kondisi lingkungan sekitarnya seperti hambatan listrik, elektromagnetik atau gelombang analog lainnya sehingga menyebabkan turunnya kualitas informasi yang diterima. Hal ini bisa kita rasakan ketika kita menonton televisi atau siaran radio yang masih menggunakan teknologi analog sebagai medianya. Dimana kualitas gambar atau suara akan terganggu ketika cuaca mendung atau sedang hujan.

black rotary phone
Photo by Pixabay on Pexels.com

Sinyal Digital

Sinyal digital adalah sinyal yang bersifat diskrit atau terputus-putus yang memiliki bentuk gelombang berbentuk kotak. sinyal digital ini biasanya hanya memiliki 2 nilai saja yaitu 1 atau 0, “on” atau “off”, “high” atau “low” yang akan diterjemahkan oleh komputer sebagai data dan merubahnya menjadi output berupa suara dan gambar berdasarkan instruksi dari program komputer. Sinyal digital merupakan sinyal yang tidak mudah terkena gangguan dari luar sehingga lebih stabil sehingga kualitas informasinya terjaga. Contoh perangkat yang menggunakan sinyal digital antara lain adalah komputer dan mikrokontroler.

macbook pro on brown wooden table
Photo by Andrew Neel on Pexels.com

Perbedaan Sinyal Analog dan Sinyal Digital

Sinyal analogSinyal Digital
Bersifat kontinu atau terus menerusBersifat diskrit atau terputus-putus
Memiliki nilai yang bervariasi misalnya dari 0 – 1024Hanya memiliki 2 nilai yaitu 1 dan 0
Memiliki sinyal berbentuk gelombang sinusMemiliki bentuk gelombang kotak
Suara, gelombang radio, elektromagnetik, suara alat musik, getaran dllKomputer, perangkat optik (CD, DVD), mikrokontroler, USB
Merekam gelombang suara dan membawanya secara langsungMerubah gelombang suara menjadi data digital
Mudah terganggu oleh sinyal lainTidak mudah terganggu

Arduino adalah sebuah papan mikrokontroler yang memiliki kemampuan membaca sinyal analog dan digital dari berbagai macam sensor dan komponen elektronika lainnya. Pin analog pada arduino bisa digunakan untuk membaca sinyal-sinyal analog berupa perubahan tegangan listrik yang berasal dari sensor atau modul elektronik misalnya resistor, LDR dan potensiometer, sedangkan pin digital digunakan untuk membaca sinyal-sinyal digital berupa nilai 1 dan 0 yang berasal dari sensor-sensor yang bersifat digital.